Sumber : STOP : Bupati Mau Bongkar Borobudur Untuk Bangun Mesjid! Facebook Forum
Bupati bertanggung jawab atas penghasilan rakyat di wilayahnya, kalo tak ada yang berkeberatan candi Borobudur itu dibongkar dan dibangun Mesjid terbesar di Asia, juga bisa anda bayangkan besarnya uang zakat dan infaq yang bisa dikumpulkannya !!! Cukup atas dasar ini, anda boleh mewawancarai sang Bupati dan juga pihak Unesco.
Kalo anda mau berita yang lebih detail, tanyakan langsung ke Unesco, dan juga ke bapak Bupati itu sendiri. Kalo harian Merdeka menggunakan kata2 yang samar, saya langsung membuka dengan kata2 yang sebenarnya untuk lebih jelas anda memahaminya.
Tulisan saya tetap dinamakan opini meskipun ada sumber beritanya, baik
dari sang Bupati langsung yang saya telepon maupun pihak Unesco, namun
sumber berita mulanya tetap adalah surat kabar Merdeka karena apa yang
saya dapatkan dari sang Bupati dan pihak Unesco tidak mungkin saya
tulis seutuhnya. Jadi kalo mau tahu sumbernya, tetap saja dari koran
Merdeka ini tanpa berita koran tak mungkin saya cari infonya.
> > > Bupati Mau Bongkar Borobudur Untuk Bangun Mesjid
> > > Akbar !!!
> > >
> > > Bupati Magelang Ir H Singgih Sanyoto telah
> > > mengajukan proposalnya
> > > kepada Unesco untuk membatalkan atau menghapuskan
> > > pengakuan lembaga
> > > dunia ini yang memasukan Borobudur kedalam satu dari
> > > 7 keajaiban dunia
> > > yang wajib dilindungi. Akibat anggapan yang sesat
> > > ini, menurut
> > > Bupati, Indonesia tidak bisa membongkar candi
> > > Borobudur untuk
> > > membangun Shopping Center yang lebih mengakomodasi
> > > kepentingan masyarakat.
> > >
> > > Bupati Magelang ini yang juga merupakan bekas murid
> > > terbaik dari Haji
> > > Abu Bakar Basyir, menjelaskan dengan secara terbuka,
> > > bahwa pada
> > > kenyataan penduduk sekitar Borobudur semuanya adalah
> > > muslim yang
> > > mengharamkan candi Borobudur. Demikian, sebagai
> > > umat Islam kami
> > > menolak kehadiran pusat penyembahan berhala yang
> > > diharamkan dalam
> > > AlQuran dan Islam. Sebagai umat Islam, kita tak
> > > bisa tawar menawar
> > > dalam memberi peluang penyebaran ajaran2 yang
> > > menyembah berhala
> > > ditanah air kita. Candi Borobudur merupakan krikil
> > > yang menodai
> > > keyakinan umat Islam ditanah airnya sendiri. Candi
> > > Borobudur se-mata2
> > > hanyalah kebanggaan orang2 kafir yang sudah bukan
> > > lagi pada tempatnya
> > > karena hal itu merupakan hinaan terhadap keimanan
> > > Islam di tanahnya
> > > sendiri.
> > >
> > > Demikianlah Bupati Magelang telah mengajukan
> > > proposal untuk menarik
> > > keluar anggapan Borobudur yang tidak ajaib ini
> > > sebagai satu dari 7
> > > keajaiban dunia yang cendrung merupakan konspirasi
> > > orang2 kafir untuk
> > > merusak akidah Islam itu sendiri. Karena akibat
> > > dimasukkannya
> > > Borobudur sebagai satu dari 7 keajaiban dunia,
> > > pemerintah RI
> > > diwajibkan untuk melindunginya dibawah pengawasan
> > > Unesco bahkan biaya
> > > pemeliharaan Candi kafir ini langsung ditangani
> > > Unesco sehingga
> > > mengdholimi kedaulatan umat Islam di Indonesia.
> > > Menurut Bupati, kita
> > > menuntut kepada Unesco untuk membangun Shopping
> > > Center hanyalah
> > > sebagai strategi, karena setelah kedaulatan itu bisa
> > > kembali ketangan
> > > umat, kita bisa mengganti project Shopping Center
> > > yang biayanya dari
> > > Unesco itu untuk dialihkan menjadi projek
> > > pembangunan MESJID AKBAR
> > > yang lebih mengakomodasi kebutuhan umat nantinya di
> > > akhirat.
> > >
> > > Demikianlah berita dari Surat Kabar Merdeka online
> > > dibawah ini.
> > Saya cuma mau ingatkan ke Pak Bupati,
> > Pak Bupati tentu punya Ayah, dan Ayahnya Pak Bupati
> > Punya Ayah lagi (Kakek) dan dia punya Ayah lagi, dan
> > punya Ayah, punya ayahlagi dan seterusnya.....nah
> > salah satu dari mereka pada saatnya ikut membangun
> > Borobudur ini,,,,jadi yang membangun borobudur itu
> > bukan siapa siapa....toh leluhur kita juga....yang
> > pasti pada saat itu Kafir....jadi kita semua....semua
> > !! ...adalah keturunan kafir....ada yang salah....????
> > TIDAK !!!!
> > buatlah itu menjadi kenangan dari mana Pak Bupati
> > Berasal....ngga usah doibongkar Pak.
> Warisan Dunia
> Posisi Borobudur Tetap Tak Akan Tergoyahkan
>
>
> Jakarta, Kompas - Posisi Borobudur sebagai salah satu warisan budaya
> dunia atau world culture heritages yang ditetapkan oleh UNESCO (Organisasi
> PBB untuk bidang Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan) tidak
> tergoyahkan.
>
> "Sekali ditetapkan, maka status itu terus berlaku. Adapun pemungutan
> suara yang diadakan sebuah yayasan berbasis di Swiss terkait pemilihan
tujuh
> keajaiban dunia versi baru tidak ada kaitannya dengan UNESCO," kata Ketua
> Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO Arief Rachman akhir pekan
> lalu.
>
> Seperti diberitakan sebelumnya, saat ini tengah berlangsung semacam
> kompetisi global untuk memilih tujuh keajaiban dunia versi baru yang
> melibatkan sekitar 20 juta orang di dunia. Mekanismenya dengan memasukkan
> pilihan mereka lewat internet dan telepon. Kampanye bertajuk "New 7
Wonders
> of the World" itu dimulai sejak tahun 1999 oleh seorang petualang asal
> Swiss, Bernard Weber, dengan sekitar 200 nomine yang masuk dari seluruh
> dunia. Ratusan nomine itu lalu diperas menjadi 21 finalis, di mana
Borobudur
> tidak termasuk sebagai finalis.
>
> Menurut Arief Rachman, setelah Borobudur ditetapkan sebagai warisan
> dunia oleh UNESCO, status itu tidak akan dicoret. "Bahkan, kalaupun
> Borobudur sampai runtuh dan hanya tersisa sebuah batu pun, candi itu tetap
> dianggap sebagai warisan dunia," ujarnya.
>
> Dengan masuk daftar sebagai warisan budaya dunia, masyarakat
> internasional ikut membantu pelestarian candi tersebut. Terdapat pula
> bantuan biaya perawatan rutin.
>
> Penetapan sebagai warisan dunia juga dengan kriteria tertentu, antara
> lain terkait isi, makna, proses, dampak, dan segi keindahan situs yang
akan
> dijadikan warisan dunia tersebut.
>
> Bagi masyarakat intelektual, Borobudur sudah tidak asing lagi.
> Terlebih lagi bagi masyarakat di negara dengan kemiripan jejak peradaban
> atau mereka yang secara spiritual memiliki kedekatan dengan candi
tersebut.
>
> Untuk itu, Arief Rachman mengingatkan agar promosi terhadap Borobudur
> terus ditingkatkan agar semakin dikenal di dunia internasional. Demikian
> pula dengan pengelolaan dan pelestariannya. Terlebih lagi dengan adanya
> otonomi daerah.
>
> "Kepentingan ekonomi dari candi tersebut tidak boleh melanggar
> kepentingan pelestariannya. Selama ini penjagaan terhadap Borobudur masih
> sangat serius," ujarnya.
>
> Tidak jelas
>
> Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik menilai bahwa voting
> tersebut diselenggarakan secara bebas dan kriteria pemilihan tujuh
keajaiban
> dunia versi baru itu pun tidak jelas.
>
> "Belum tentu karena tidak terpilih dalam voting itu lantas Borobudur
> kurang populer. Kesan masyarakat dunia terhadap bangunan-bangunan yang
> bersejarah atau monumental juga tentu berbeda atau bergantung selera.
> Padahal, yang memasukkan calon-calon keajaiban dunia itu masyarakat
> langsung. Saya khawatir masyarakat Indonesia terkecoh dengan voting itu,"
> katanya.
>
> Popularitas Borobudur sendiri diyakini tetap tinggi dan jangan sampai
> Borobudur turun tingkatnya hanya karena voting yang berbasis responden
> tersebut. Apalagi kalau sampai kebanggaan masyarakat Indonesia terhadap
> Borobudur menguap, lebih-lebih bila sampai memengaruhi minat berkunjung ke
> Borobudur.
>
> Bagi Departemen Kebudayaan dan Pariwisata sendiri, kata Jero Wacik,
> Borobudur bersama Prambanan masih termasuk dalam peringkat pertama dalam
> kegiatan promosi pariwisata. (INE)
Bupati bertanggung jawab atas penghasilan rakyat di wilayahnya, kalo tak ada yang berkeberatan candi Borobudur itu dibongkar dan dibangun Mesjid terbesar di Asia, juga bisa anda bayangkan besarnya uang zakat dan infaq yang bisa dikumpulkannya !!! Cukup atas dasar ini, anda boleh mewawancarai sang Bupati dan juga pihak Unesco.
Kalo anda mau berita yang lebih detail, tanyakan langsung ke Unesco, dan juga ke bapak Bupati itu sendiri. Kalo harian Merdeka menggunakan kata2 yang samar, saya langsung membuka dengan kata2 yang sebenarnya untuk lebih jelas anda memahaminya.
Tulisan saya tetap dinamakan opini meskipun ada sumber beritanya, baik
dari sang Bupati langsung yang saya telepon maupun pihak Unesco, namun
sumber berita mulanya tetap adalah surat kabar Merdeka karena apa yang
saya dapatkan dari sang Bupati dan pihak Unesco tidak mungkin saya
tulis seutuhnya. Jadi kalo mau tahu sumbernya, tetap saja dari koran
Merdeka ini tanpa berita koran tak mungkin saya cari infonya.
> > > Bupati Mau Bongkar Borobudur Untuk Bangun Mesjid
> > > Akbar !!!
> > >
> > > Bupati Magelang Ir H Singgih Sanyoto telah
> > > mengajukan proposalnya
> > > kepada Unesco untuk membatalkan atau menghapuskan
> > > pengakuan lembaga
> > > dunia ini yang memasukan Borobudur kedalam satu dari
> > > 7 keajaiban dunia
> > > yang wajib dilindungi. Akibat anggapan yang sesat
> > > ini, menurut
> > > Bupati, Indonesia tidak bisa membongkar candi
> > > Borobudur untuk
> > > membangun Shopping Center yang lebih mengakomodasi
> > > kepentingan masyarakat.
> > >
> > > Bupati Magelang ini yang juga merupakan bekas murid
> > > terbaik dari Haji
> > > Abu Bakar Basyir, menjelaskan dengan secara terbuka,
> > > bahwa pada
> > > kenyataan penduduk sekitar Borobudur semuanya adalah
> > > muslim yang
> > > mengharamkan candi Borobudur. Demikian, sebagai
> > > umat Islam kami
> > > menolak kehadiran pusat penyembahan berhala yang
> > > diharamkan dalam
> > > AlQuran dan Islam. Sebagai umat Islam, kita tak
> > > bisa tawar menawar
> > > dalam memberi peluang penyebaran ajaran2 yang
> > > menyembah berhala
> > > ditanah air kita. Candi Borobudur merupakan krikil
> > > yang menodai
> > > keyakinan umat Islam ditanah airnya sendiri. Candi
> > > Borobudur se-mata2
> > > hanyalah kebanggaan orang2 kafir yang sudah bukan
> > > lagi pada tempatnya
> > > karena hal itu merupakan hinaan terhadap keimanan
> > > Islam di tanahnya
> > > sendiri.
> > >
> > > Demikianlah Bupati Magelang telah mengajukan
> > > proposal untuk menarik
> > > keluar anggapan Borobudur yang tidak ajaib ini
> > > sebagai satu dari 7
> > > keajaiban dunia yang cendrung merupakan konspirasi
> > > orang2 kafir untuk
> > > merusak akidah Islam itu sendiri. Karena akibat
> > > dimasukkannya
> > > Borobudur sebagai satu dari 7 keajaiban dunia,
> > > pemerintah RI
> > > diwajibkan untuk melindunginya dibawah pengawasan
> > > Unesco bahkan biaya
> > > pemeliharaan Candi kafir ini langsung ditangani
> > > Unesco sehingga
> > > mengdholimi kedaulatan umat Islam di Indonesia.
> > > Menurut Bupati, kita
> > > menuntut kepada Unesco untuk membangun Shopping
> > > Center hanyalah
> > > sebagai strategi, karena setelah kedaulatan itu bisa
> > > kembali ketangan
> > > umat, kita bisa mengganti project Shopping Center
> > > yang biayanya dari
> > > Unesco itu untuk dialihkan menjadi projek
> > > pembangunan MESJID AKBAR
> > > yang lebih mengakomodasi kebutuhan umat nantinya di
> > > akhirat.
> > >
> > > Demikianlah berita dari Surat Kabar Merdeka online
> > > dibawah ini.
> > Saya cuma mau ingatkan ke Pak Bupati,
> > Pak Bupati tentu punya Ayah, dan Ayahnya Pak Bupati
> > Punya Ayah lagi (Kakek) dan dia punya Ayah lagi, dan
> > punya Ayah, punya ayahlagi dan seterusnya.....nah
> > salah satu dari mereka pada saatnya ikut membangun
> > Borobudur ini,,,,jadi yang membangun borobudur itu
> > bukan siapa siapa....toh leluhur kita juga....yang
> > pasti pada saat itu Kafir....jadi kita semua....semua
> > !! ...adalah keturunan kafir....ada yang salah....????
> > TIDAK !!!!
> > buatlah itu menjadi kenangan dari mana Pak Bupati
> > Berasal....ngga usah doibongkar Pak.
> Warisan Dunia
> Posisi Borobudur Tetap Tak Akan Tergoyahkan
>
>
> Jakarta, Kompas - Posisi Borobudur sebagai salah satu warisan budaya
> dunia atau world culture heritages yang ditetapkan oleh UNESCO (Organisasi
> PBB untuk bidang Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan) tidak
> tergoyahkan.
>
> "Sekali ditetapkan, maka status itu terus berlaku. Adapun pemungutan
> suara yang diadakan sebuah yayasan berbasis di Swiss terkait pemilihan
tujuh
> keajaiban dunia versi baru tidak ada kaitannya dengan UNESCO," kata Ketua
> Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO Arief Rachman akhir pekan
> lalu.
>
> Seperti diberitakan sebelumnya, saat ini tengah berlangsung semacam
> kompetisi global untuk memilih tujuh keajaiban dunia versi baru yang
> melibatkan sekitar 20 juta orang di dunia. Mekanismenya dengan memasukkan
> pilihan mereka lewat internet dan telepon. Kampanye bertajuk "New 7
Wonders
> of the World" itu dimulai sejak tahun 1999 oleh seorang petualang asal
> Swiss, Bernard Weber, dengan sekitar 200 nomine yang masuk dari seluruh
> dunia. Ratusan nomine itu lalu diperas menjadi 21 finalis, di mana
Borobudur
> tidak termasuk sebagai finalis.
>
> Menurut Arief Rachman, setelah Borobudur ditetapkan sebagai warisan
> dunia oleh UNESCO, status itu tidak akan dicoret. "Bahkan, kalaupun
> Borobudur sampai runtuh dan hanya tersisa sebuah batu pun, candi itu tetap
> dianggap sebagai warisan dunia," ujarnya.
>
> Dengan masuk daftar sebagai warisan budaya dunia, masyarakat
> internasional ikut membantu pelestarian candi tersebut. Terdapat pula
> bantuan biaya perawatan rutin.
>
> Penetapan sebagai warisan dunia juga dengan kriteria tertentu, antara
> lain terkait isi, makna, proses, dampak, dan segi keindahan situs yang
akan
> dijadikan warisan dunia tersebut.
>
> Bagi masyarakat intelektual, Borobudur sudah tidak asing lagi.
> Terlebih lagi bagi masyarakat di negara dengan kemiripan jejak peradaban
> atau mereka yang secara spiritual memiliki kedekatan dengan candi
tersebut.
>
> Untuk itu, Arief Rachman mengingatkan agar promosi terhadap Borobudur
> terus ditingkatkan agar semakin dikenal di dunia internasional. Demikian
> pula dengan pengelolaan dan pelestariannya. Terlebih lagi dengan adanya
> otonomi daerah.
>
> "Kepentingan ekonomi dari candi tersebut tidak boleh melanggar
> kepentingan pelestariannya. Selama ini penjagaan terhadap Borobudur masih
> sangat serius," ujarnya.
>
> Tidak jelas
>
> Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik menilai bahwa voting
> tersebut diselenggarakan secara bebas dan kriteria pemilihan tujuh
keajaiban
> dunia versi baru itu pun tidak jelas.
>
> "Belum tentu karena tidak terpilih dalam voting itu lantas Borobudur
> kurang populer. Kesan masyarakat dunia terhadap bangunan-bangunan yang
> bersejarah atau monumental juga tentu berbeda atau bergantung selera.
> Padahal, yang memasukkan calon-calon keajaiban dunia itu masyarakat
> langsung. Saya khawatir masyarakat Indonesia terkecoh dengan voting itu,"
> katanya.
>
> Popularitas Borobudur sendiri diyakini tetap tinggi dan jangan sampai
> Borobudur turun tingkatnya hanya karena voting yang berbasis responden
> tersebut. Apalagi kalau sampai kebanggaan masyarakat Indonesia terhadap
> Borobudur menguap, lebih-lebih bila sampai memengaruhi minat berkunjung ke
> Borobudur.
>
> Bagi Departemen Kebudayaan dan Pariwisata sendiri, kata Jero Wacik,
> Borobudur bersama Prambanan masih termasuk dalam peringkat pertama dalam
> kegiatan promosi pariwisata. (INE)
